30.6.05

aku kuatir

tak tau kah dia
bulir air mata ini telah kutitip di dadanya
stiap harapan kuletakkan di bahunya
dan kini ia tiada begitu saja
perih

aku kuatir
hanya amat sangat kuatir

karena jika kau tiada
maka separuh jiwaku pun ikut terbawa
mati

No comments: