6.1.08

keluarga berencana , (Allah yang menentukan)

kaka ipar mantan pacar saya hamil 10mgg ketika usia anak pertamanya 10 bulan..
ada lagi kaka ipar sahabat saya yang hamil diusia anak pertamanya 7 bulan, tetapi ia meneruskan kehamilannya itu dan melahirkan anak keduanya yang juga berjenis kelamin laki2..
istri imam mesjid saya juga hamil lagi ketika anaknya berusia 9 bulan dan ia memilih utk menyelamatkan jiwa bayi dalam kandungannya..
teman saya hamil saat dirinya masi memakai alat kontrasepsi spiral, dan yang dikandungnya adalah anak kembar.. subhanallah.. walaupun yang akhirnya yang lahir selamat & sehat hanya satu, perempuan..

seorang teman lain menggugurkan kandungannya, karena ia merasa anak pertamanya masi terlalu kecil & suaminya belum bekerja lagi..
ada lagi seorang teman yang menggugurkan kandungannya karena spiral yang seharusnya menjadi alat kontrasepsi masuk dan "nyangkut" di jabang bayi..
teman yang lain lagi menggugurkan kandungannya karena ia menjadi korban perkosaan..

keenamnya mengalami kehamilan yang tak terencana.. ada yang karena lupa minum pil kb, ada yang perhitungan masa suburnya meleset, ada yang alat kbnya tidak berfungsi secara maksimal dan ada yang menjadi korban perkosaan..

untuk temen2 saya yang mempertahankan kandungannya, saya salut.. *standing applause* saya tau, membesarkan dua anak yang masi kecil2 bukan main repotnya.. belum lagi pekerjaan rumah tangga yang menunggu, ato pekerjaan di kantor yang membuat kepala rasanya ingin pecah.. mesti ini, mesti itu.. saya baru mempunyai seorang anak laki2 berusia hampir 14 bulan, ini saja rasanya waktu terlalu cepat berlalu untuk saya.. saya beberes kamarnya, ia mengacak2 ruang tengah.. saya memasak, dia "meratakan" makanannya di lantai rumah.. tapi teman2 saya ini bisa, dan ato minimal mreka mempunya keberanian utk terus memberi hidup bagi tubuh mungil di rahimnya.. semoga saya bisa sabar, tegar & kuat seperti mereka, jika saya hamil lagi..

untuk teman2 saya yang menggugurkan kandungannya, saya binun.. saya bener2 tidak tau harus berkata apa.. saya tidak ingin "ngejudge", menghukum orang yang menggugurkan kandungannya, walaupun hanya dengan tatapan mata atau kata2 saya.. saya tahu pasti, sampai saat ini saya tidak pernah setuju dengan pengguguran kandungan, tetapi saya ingin tetap ingat bahwa saya belum pernah ada di posisi mereka.. saya yakin, jauh dalam diri teman saya itu, ia pasti telah menghukum dirinya sendiri.. dan saya tidak ingin membicarakan hal pengguguran itu dengannya, tidak lagi saya ingin bertanya "kenapa". salah satu teman saya yang menggugurkan kandungannya berkata bahwa, dia tau perbuatannya itu dosa, tapi saya tidak akan membicarakan dosa dgnnya. dosa adalah urusan pribadinya dengan Allah, saya tidak ingin ikut campur.

itu pilihan mereka masing-masing

teman2 saya belum berencana utk punya anak lagi, tapi Allah berkata lain.. dan tidak semua teman saya memilih jalan yang sama.. mereka mempunyai pengertian "benar" masing2 di dalam dirinya.. dan seperti dalam lagu, "hati adalah cermin".. hati harus diletakan sebanding dengan otak, bukan diatasnya seperti ketika kita jatuh cinta tanpa sebab, ato dibawahnya ketika kita menjadi terlalu logis.. kita harus realitis tetapi juga harus ada cinta dalam jiwa..

rejeki, jodoh, kelahiran & kematian sudah ditentukan oleh Allah, kita tidak akan pernah tau sebelum saat itu datang.. bukan saya ingin Allah menuruti keinginan2 saya, tetapi saya lbh ingin keinginan2 saya sejalan dengan apa yang sudah ditentukan oleh Allah untuk saya.. jangan meminta dengan serakah, jangan mubazir ketika sudah diberi, termasuk soal anak.. kita boleh berusaha, tetapi jangan sampai menolak pemberiannya.. saya ingin pasrah, menyerahkan diri pada apa yang dipilihkan olehNya.. yang terbaik yang akan dipilihkanNya untuk saya.. dan saya ingin bisa menjalaninya, melewatinya dengan rela, ikhlas lillahi ta'ala..

tidak tau, apakah setelah baca postingan saya ini, dia masi mau untuk terus berteman dengan saya.. sumpah, saya tidak bermaksud menghakimi siapapun, kecuali diri saya sendiri, otak dan hati saya sendiri.. dengan postingan ini saya hanya ingin memperingatkan diri saya untuk terus berdiri dengan tegap dan berani, dan saya berdoa semua saya terus kuat.. saya harap kami masi akan terus jadi teman..

ps: untuk anak saya, aksananta syawarizki, saya ingin mas aksan terus menjadi rizki (rejeki, karunia) untuk saya, sesuai namamu..
ps2: untuk calon anak2 saya nanti, walopun mgkn namamu nanti bukan rizki, tetapi saya ingin kalian tetap menjadi rejeki saya, karunia saya dariNya..

btw, i had my period back last christmas.. but somthin is really confusing! i'll update it later..

4 comments:

semuasayanganna said...

chi tau ga sih, nyokap waktu hamil aku, dia lagi pake spiral juga. dan itu spiral ilang waktu aku lahir. baru pas aku kelas 3 smp, si nyokap operasi kista, ketemu itu spiral! heuuh...

Anonymous said...

aduh, postingannya.. (sob..sob..)
bikin gw jadi inget peristiwa sebulan kemaren, yang kalo gw inget masih suka nyesss di hati..

eniwei say, no matter what happened, just prepare yourself for the worst that might be happened.. *duh naudzubillah ya chi..*

take care =)

Anonymous said...

Waktu hamil Fayra, ini pun benar2 diluar dugaan. Karena dokter udah memvonis de utk tidak boleh hamil lagi. Tapi masguh meyakinkan de, kalo Allah SWT udah ngasih kehamilan berarti DIA juga sudah punya rencana utk kelahirannya. Alhamdulillah semua itu bisa berjalan lancar


My period came when Fayra was 6 months. Memang suka aneh...kadang maju, kadang mundur, kadang sebentar, kadang lama banget. hal ini wajar kok. sekarang sih alhamdulillah udah lancar lagi.

Bunda Zua said...

*sigh*

Abis baca postingan ini aku langsung liat Zua yang lagi bobo lelap sambil tengkurep.., aku juga gak kepikir menggugurkan babyku..